INDRALAYA, PP - Perkembangan tehnologi remaja ini tampak turut mensugesti kehidupan di semua lini. Berbagai macam aplikasi yang dihadirkan tidak sedikit banyak mengurangi pemanfaatan tenaga manusia. Tehnologi juga turut memudahkan pekerjaan dan kerap dimanfaatkan oleh masyarakat baik urusan pekerjaan, pendidikan maupun urusan bisnis di luaran. Bahkan kemajuan tehnologi juga kerap dimanfaatkan oleh forum penegakan aturan di Indonesia.
Terbaru, Aplikasi dari kemajuan tehnologi sekarang banyak dimanfaatkan forum pemerintahan. Sebut saja absensi, komunikasi dan keperluan data lainnya. Tidak ketinggalan, forum Negara Adhiyaksa ibarat Kejasaan Negeri Ogan Ilir juga turut memanfaatkan kehadiran dan kemajuan dari tehnologi ketika ini.
Meski secara rinci nama aplikasi berbasis android milik Kejaksaan Negeri OI ini belum diketahui, namun setidaknya, Kejari Ogan Ilir diketahui sebagai pengguna pertama aplikasi Absensi Pegawai dan tamu berbasis android. Lemabaga Negera di luar Negeri juga telah banyak memakai Aplikasi ketidakhadiran dan tamu berbasis android. Aplikasi tersebut diketahui banyak mempunyai fitur yang sanggup mengontrol kehadiran atau ketidakhadiran pegawai, pengajuan izin kerja, mengontrol keterlambatan masuk kerja, pengambilan cuti, lembur, dan masih banyak lagi.
Hal ini juga diakui oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OI Adi Tyo Gunawan SH.MH. Hanya saja Kajari Pertama Ogan Ilir ini mengaku belum mengetahui secara niscaya penggunaan aplikasi Absensi dan buku tamu berbasis android gres Kejari OI yang pertama. "Saya nggak tahu apakah inofasi inofasi yang ada dikejaksaan ogan ilir ini yang pertama di indonesia apa di sumsel."ucapnya
Lanjutnya, pihak Kejaksaan memakai aplikasi tersebut tidak lain bertujuan untuk mengatasi beberapa hambatan, ibarat ketidakhadiran pegawai. "Dengan adanya aplikasi ini kehadiran pegawai sanggup terpantau pribadi masuk atau tidak kekantor. Termasuk data tamu sanggup kita pantau siapa saja yang mengunjungi Kantor setiap harinya dan datanya secara otomatis tersimpan ke server komputer kita."ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Kasi Intel dan juga Humas Kejasaan Ogan Ilir Imam Hidayah SH. Aplikasi Absensi berbasis android milik Kejari OI dirancang sebagai aplikasi ketidakhadiran yang mendukung scan GPS yang sanggup memantau dan mengontrol pergerakan pegawai yang sedang berada di luar kantor atau bekerja di lapangan. Progam aplikasi ini lanjutnya sangat akurat alasannya yakni pegawai tidak sanggup berbohong bila ia berada di luar kantor di jam kerja padahal jam kerjanya yakni di dalam kantor.
Sumber http://www.posmetro.co.id


