PRABUMULIH, PP - Ibarat kata pepatah, Tak Kenal Maka Tak Sayang sangat sempurna disematkan pada politisi muda Jhon Edwin Hasbullah Caleg DPRD Sumsel nomor urut 2 Partai PSI 11 Dapil 6 Prabumulih, Pali dan Muara Enim. Meniti perjuangan dari nol sampai beromset Puluhan Juta per bulan sungguh patut diberi apresiasi selaku pengusaha di usianya yang masih 28 tahun.
Bagi masyarakat Prabumulih, Sebahagian besar tentu sangat mengenal sosok Jhon (panggilan dekat Jhon Edwin Hasbullah-red). Pria kelahiran 2 Februari 1990 ini tidak lain ialah owner Pandean Printing yakni salah satu perjuangan jasa percetakan terbesar di Kota Prabumulih.
Percetakan yang terletak di Jalan Pandean Kelurahan Mangga Besar Prabumulih Utara Kota Prabumulih miliknya itu menjadi tempat kami wawancara Sore tadi. Hujan yang lebat dihiasi kilat dan dentuman petir semakin menghangatkan dialog kami sore menjelang malam hari ini.
Beruntung bagiku, wawancara kali ini sedikit lancar tanpa gangguan pesanan percetakan banner dari Pelanggan akhir hujan lebat. Biasanya, pelanggan pandean Printing selalu ramai dengan pesanan banner, baliho, spanduk dll. Terlebih di tahun Politik ketika ini. Belum lagi acara perayaan hari besar agama dan acara simpulan tahun yang cukup padat menciptakan Pandean Printing tidak pernah sepi orderan.
"Beguyur bae Bang. Nasib percetakan mak inilah. Kadang ramai, kadang sepi" ujar Jhon membuka pembicaraan seraya menghidangkan segelas kopi di atas meja sempurna di depanku.
Dalam bincang-bincangnya dengan Posmetro Prabu, Jhon berkisah sebelum mengeluti bisnis Percetakan beliau pernah terlibat dalam lingkaran anak jalanan. Termasuk menjadi potongan dari bawah umur Punk. Masak iya sih?
"Iya. Ketika itu bisa dibilang sedang mencari jati diri disamping sedikit dampak lingkungan dan teman-teman sekitar. Proses itu tidak begitu usang dan yang niscaya kita sudah pernah mengalami bagaimana pahit getirnya kehidupan dan suka sedih sebagai anak jalanan" ujar Jhon.
Pernah berbuat tindak kriminal?
"Tidak, Sebab saya merupakan anak punk sholeh pada zaman itu" papar Jhon setengah bergurau.
Menyadari umur yang semakin tua, Jhon sendiri mengaku langsung hengakang dari komunitas anak punk dan merantau ke Yogyakarta mencari kerja. Dari sana beliau banyak mendapatkan pengalaman dan pandangan gres untuk hidup maju.
Pada 2008 silam beliau kembali ke tanah kelahiran. Berbekal pengalaman di Yogya dulu, Pengurus Komunitas Slank Prabumulih ini pribadi merintis perjuangan percetakan. "Awal bisnis dimulai dari mendapatkan pesanan desain banner, baliho dan spanduk. Percetakan masa itu belum punya dan masih menumpang cetak di percetakan orang" ujar Ayah dua anak itu.
Jaman itu, perjuangan percetakan di Prabumulih masih sepi meski sesungguhnya peluangnya cukup baik. Dari sana Jhon terus berbenah sampai kesannya sukses mendirikan perjuangan di bidang jasa percetakan berjulukan "Pandean Printing" menyerupai kini ini.
Lantas apalagi yang dikejar oleh Jhon sampai terjun ke dunia politik ketika telah sukses menggeluti bisnis percetakan?
"Untuk sekedar kebutuhan hidup, Penghasilan dari percetakan sudah lebih dari cukup. Disamping terjun ke dunia politik merupakan panggilan jiwa, juga faktor pertolongan dari keluarga untuk mengabdikan diri kepada masyarakat melalui jalur Politik" terang alumni SMKN 1 Prabumulih Angkatan ke 2 itu.
Anak Pertama dari tiga bersaudara ini menambahkan, faktor lain menentukan mencalonkan diri sebagai Caleg DPRD Sumsel pada Pemilu 2019 tidak lain ingin mewujudkan kesejahteraan yang sesungguhnya kepada masyarakat.
"Sumsel yang kaya akan sumberdaya mineral dengan tanah yang subur sangat tidak pantas ketika masyarakatnya masih banyak berada di garis kemiskinan" beberny
Dalam kesempatan itu, kepada Posmetro, Jhon kembali menegaskan keputusannya untuk masuk dalam politik sudah bundar dan telah melewati banyak sekali proses tahapan seleksi bakal calon legislatif tempat pemilihan 6 Sumsel dari Partai PSI 11 pada Pemilu 2019.
"Sikap politik dengan maju sebagai caleg DPRD Sumsel melalui Partai PSI semata-mata untuk memperjuangkan Masyarakat Sumsel dibawah garis kemiskinan biar harkat dan martabatnya lebih baik," tegas Jhon.
Ia berujar, menetapkan pilihan pada PSI juga bukan tanpa alasan, tapi alasannya partai PSI mempunyai visi dan misi yang terang terhadap masyarakat dan NKRI, serta diyakini bisa menawarkan solusi terbaik bagi setiap problem yang ada dimasyarakat.
"Untuk itu saya meminta doa dan pertolongan seluruh masyarakat Dapil 6 Prabumulih, Pali dan Muara Enim terkait dengan pencalonan saya ini," tutup Jhon. (jun.m)
Sumber http://www.posmetro.co.id



