Bolos Kerja, Tks Bakal Diputus Kontrak

Advertisement

Header Ads

Bolos Kerja, Tks Bakal Diputus Kontrak

Admin

POSMETRO, PALI - Hari pertama kerja dilingkungan pemerintah Kabuapten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah menciptakan Bupati Ir Heri Amalindo MM geram, memimpin ulet apel bersama.
Pasalnya, dalam apel yang digelar Senin (10/6), di lingkungan Kantor Pemerintah Daerah PALI Kilometer 10, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi ini, masih banyak PNS dan TKS yang menentukan absen kerja, meskipun libur yang telah dijalani cukup lama.

Dimana, tercatat sebanyak 20 PNS diketahui absen dan tanpa keterangan. Sedangkan PNS tersebut didominasi PNS di Dinas Pekerjaan Umum. "Paling banyak yang absen itu dari Dinas PU. Sedangkan TKS kita masih rekap," terang Plt Kepala BKD  PALI Desi Rosalia.

Hal itu tentu menjadi sesalan Bupati Ir H Heri Amalindo MM. "Tidak seharusnya menyerupai ini, selalu saja ditegur dan dimarah ketika hari pertama masuk kerja pasca libur panjang. Libur 12 hari sudah lebih dari cukup, jika hari ini masuk kerja, dari Minggu kemarin harusnya yang pulang kampung sudah kembali ke Kabupaten PALI," katanya.

Lebih lanjut dikatakanya, seluruh pegawai baik ASN dan TKS harus selalu semangat, terlebih TKS yang sudah dinaikan honornya dua kali lipat beberapa waktu lalu, sesuai dengan cita-cita dari para TKS itu sendiri.

"Honor pegawai TKS sudah kami naikan dua kali lipat, tetapi masih saja banyak yang tidak hadir. Kami naikan honor semoga pegawai sadar dan semangat serta mengambarkan kinerja yang terbaik dan bagus, bukan malah sebaliknya," terangnya.

Ditambahkan, apabila ingin memajukan kawasan terkhusus Kabupaten PALI, seluruh pegawai harus disiplin. Karena disiplin menurutnya sebagai modal utama dalam memjalankan roda pemerintahan.

"Ciri maju bukan alasannya yakni pintar tapi disiplin, alasannya yakni negara-negara maju pegawainya disiplin. Contoh Malaysia, Thailand dan negara maju lainnya, jika masuk jam tujuh jam enam sudah dikantor, bukan menyerupai di sini yang sering molor. Untuk itu, kedepan perbaiki, siapapun pemimpin jika kita kerja manis niscaya terpakai," tegasnya.


Sementara itu, Setda Kabupaten PALI Syahron Nazil menegaskan, bahwa pegawai yang tidak disiplin terancam kena sanksi. 

"Kita lihat dulu penyebab ketidak hadiran pegawai bersangkutan, jika logis kita akan pertimbangkan, tetapi apabila itu sudah menjadi kebiasaan, maka hukuman tegas bakal dilakukan, terutama bagi pagawai TKS yang akan diputus kontraknya," pungkasnya

Sumber http://www.posmetro.co.id