Klaim Ditolak, Mohon Solusi Aia Financial

Advertisement

Header Ads

Klaim Ditolak, Mohon Solusi Aia Financial

Admin

Jakarta -

Keluhan
Surat terbuka ini saya tujukan kepada management PT AIA Financial (AIA). Sebagai salah satu pemegang polis AIA Financial (AIA), pada 29 Agustus 2018, saya mengajukan klaim penyakit kritis melalui kantor perwakilan AIA Surabaya.

Penyakit kritis yang saya klaim ialah Comprehensive Crtitcal Cover (C3) ke 7 yaitu Tumor Otak dimana pada poin tersebut terdapat dua subpasal penyakit major dan penyakit minor.

Sebagai informasi saya didiagnosis terkena Tumor Otak Acoustic Schwannoma Kanan yang ditegakkan pada tanggal 18 Agustus 2018 oleh Nastional Hospital-Surabaya. Karena saya merasa sudah memenuhi kriteria untuk melaksanakan klaim atas penyakit kritis tersebut diatas, maka saya melengkapi semua berkas dan persyaratan.

Tetapi saya mendapatkan informasi dari biro asuransi bahwa klaim penyakit kritis ditolak dengan alasan tidak memenuhi kriteria penyakit kritis tumor otak baik sebagai penyakit major maupun penyakit minor dengan klarifikasi dari AIA bahwa penyakit minor saya ditolak akhir tidak dilakukannya pembedahan dan penyakit major ditolak akhir tumor syaraf akustik.

Dengan berbekal tanggapan dari pihak AIA saya memberanikan diri untuk melaksanakan pembedahan untuk tumor otak saya pada tanggal 27 November 2018 di Island Hospital-Penang.

Karena saya merasa sudah memenuhi syarat penyakit minor sesuai pemberitahuan penolaksan saya yang pertama, maka saya mengajukan kembali klaim atas penyakit kritis saya, dan melengkapi semua berkasa dan persyaratan. Dimana semua berkas saya diterima oleh AIA melalui pemberitahuan via SMS per tanggal 19 Desember 2018.

Tetapi sesudah berapa usang tidak ada pemberitauan terkait klaim saya yang ke dua saya berinisiatif menanyakan hal tersebut melalu Call Center AIA. Dengan sangat terkejut penolakan saya ditolak kembali tanpa ada kejelasan penyebab apa klaim saya ditolak, saya melaksanakan protes kepada Agen dan Call Center tetapi tidak mendapatkan klarifikasi yang memuaskan.

Saya juga berinisiatif menghampiri kantor AIA di Surabaya, dan kembali lagi saya tidak mendapatkan kejelasan yang terang kenapa klaim saya ditolak kembali. Dengan diberi saran oleh Customer Care saya diminta menciptakan surat keluhan tertulis kepada Management AIA.

Pada kesannya ditelepon oleh pihak AIA pada tanggal 21 januari 2019, dan kembali lagi saya tidak diberitahu kenapa klaim saya ditolak dan saya diminta menunggu pemberitahuan resmi oleh AIA.

Tanggal 06 Februari 2019, mendapatkan email resmi dari AIA bahwa klaim ditolak sebab bukan termasuk kriteria penyakit kritis Tumor Otak. Artinya surat pemberitahuan ke-2 dan ke-1 sangat bertolak belakang.

Padahal sesuai pemberitahuan AIA yang pertama bahwa saya tidak memenuhi klaim sebab tidak melaksanakan pembedahan dengan sangat kecawa saya melaksanakan komplain kepada biro dan Call Center AIA tetapi tidak sanggup memperlihatkan klarifikasi kenapa klaim saya ditolak.

Bahkan saya sudah melaksanakan keluhan tertulis kembali ke alamat AIA Jakarta. Dan hingga dengan hari ini tidak mendapatkan kejelasan, kenapa sesudah melaksanakan pembedahan sesuai dengan alasan penolakan pertama saya pengajuan klaim saya masih ditolak oleh pihak AIA.


Halim
08175204920
Jawaban

Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait


Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda

Sumber detik.com