Co-Living, Konsep Hunian Skala Internasional Yang Milenial Perlu Tahu

Advertisement

Header Ads

Co-Living, Konsep Hunian Skala Internasional Yang Milenial Perlu Tahu

Admin

Co-Living, Konsep Hunian Skala Internasional yang Milenial Perlu Tahu Tren co-living yang semakin terkenal (Foro: Shutterstock)

Jakarta -

Tren co-living semakin terkenal diseluruh dunia dan sekarang sudah mulai dikenal di Indonesia. Sebenarnya apa sih co-living ini? Co-living merupakan konsep hunian yang memungkinkan para penghuni mengembangkan sejumlah akomodasi bersama menyerupai kamar mandi, dapur, ruang tamu, dan akomodasi lainnya.

Konsep ini semakin terkenal sebab aneka macam faktor menyerupai mahalnya harga properti, dilema keuangan, dan gaya hidup komunal. Generasi milenial memang suka untuk berkumpul. Tak heran jika kaum milenial sudah familiar dengan tren co-living ini.

"Co-living ini bersama-sama sudah ada. Itu bersama-sama kos-kosan," ujar Senior Associate Director Capital Markets & Investment Services Colliers Indonesia, Aldi Garibaldi menyerupai dikutip dari keterangan tertulis Rumah123.com.

"Cuma memang bawa skala internasional. Orang bayar kos Rp 2 juta. Bagaimana jika ada aksesori akomodasi dan harus membayar aksesori Rp 500 ribu? Kalau konsumen ditawarkan, ya mau," lanjut Aldi.

Buat yang pernah tinggal di rumah kos, apalagi pada masa jadul, niscaya tahu jika penghuni kos akan mengembangkan akomodasi menyerupai kamar mandi, dapur, dan ruang menonton televisi yang merupakan ruang komunal. Penghuni juga mempunyai ruang privat ialah kamar tidur.

Hanya saja menyerupai yang diutarakan oleh Aldi, dulu memang masih sebatas rumah kos, sementara co-living memang lebih kekinian. Fasilitasnya pun dapat lebih lengkap dan pastinya lebih modern.

Nah, buat kau generasi milenial yang masih mencari hunian, kenapa nggak mulai melirik co-living? Cocok banget buat kamu, lho.



Sumber detik.com